• LPK Charisma Indonesia

TENAGA KEPELATIHAN

TENAGA KEPELATIHAN

Instruktur yang kompeten adalah instruktur yang mampu menerapkan model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada standar proses tiap-tiap program kejuruan, mampu melibatkan peserta didik secara aktif, kreatif, partisipatif, inovatif, motivatif, dan interaktif serta efisien dan menyenangkan, mampu mencapai tujuan agar peserta didik mencapai kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan tiap-tiap program kejuruan, mampu merujuk perkembangan metode pembelajaran mutakhir, mampu menggunakan fasilitas, peralatan, dan alat bantu yang tersedia secara efektif dan efisien, mampu memperhatikan sifat alamiah kurikulum dan atau program pembelajaran, kemampuan peserta didik, dan pengalaman belajar sebelumnya yang bervariasi serta kebutuhan khusus peserta didik

Instruktur yang mengajar di LKP Charsima Indonesia terdiri dari para lulusan Strata 1 (S1) dari berbagai perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman mengajar lebih dari 5 tahun. Sebagian ada yang sedang melanjutkan pendidikan S2. Adapun CV dan Ijazah terlampir.

Dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, rasio atau perbandingan antara jumlah peserta dan instruktur rata-rata sebesar 1:5. Yang berarti 1 orang instruktur membina atau mengajar 5 orang peserta. Hal ini dilakukan supaya kegiatan belajar-mengajar berjalan lebih efektif dan dapat mencapai sasaran. Mengingat  bahwa jumlah peserta yang dibina tidaklah terlalu banyak sehingga perkembangan dan kemajuan peserta dapat terpantau dengan mudah.

Adapun rasio antara tenga penunjang kepelatihan dengan peserta rata-rata sebesar 1: 10. Yang berarti 1 orang  tenga penunjang kepelatihan membina atau mengajar peserta sebanyak 10 orang.

Proses pengembangan sumber daya manusia (sdm) dilakukan dengan tujuan supaya mampu menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional proses penerimaan peserta didik yang disesuaikan dengan program kejuruan yang diselenggarakan, mampu menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan yang disusun dengan memperhatikan standar kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan mampu mengembangkan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan kondisi lembaga pada tiap-tiap program kejuruan, mampu menempatkan pendidik dan tenaga kependidikan  yang didasarkan pada ketentuan yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Pendidikan, mampu mengembangkan pendidik dan tenaga kependidikan  sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan lembaga, mampu mendayagunakan pendidik dan tenaga kependidikan  sesuai dengan kebutuhan, baik jumlah maupun kualifikasi dan kompetensinya

Untuk pengembangan sumber daya manusia (sdm), dilakukan berbagai metoda kegiatan yaitu :

  • Mengikuti berbagai seminar yang menunjang terhadap pengembangan sdm, seperti seminar pendidikan, seminar motivasi, dll
  • Mendatangkan tutor dari lembaga lain yang lebih berpengalaman supaya dapat memberikan ilmu dan pengalaman mengajarnya kepada para instruktur
  • Melakukan studi banding dengan lembaga lain. Dengan tujuan untuk dapat menjadi tolak ukur kemajuan dan perkembangan lembaga menuju ke arah yang lebih baik.
  • Mengikuti berbagai pelatihan baik yang diadakan oleh dinas-dinas yang menaungi lembaga maupun pelatihan yang diadakan oleh pihak luar. Seperti mengikuti pelatihan kelembagaan, peningkatan kualitas dan mutu pendidikan
  • Mengadakan sumber referensi yang lebih lengkap supaya dapat dipelajari dan menjadi sumber wacana baru bagi para instruktur.
  • Mencari sumber informasi yang mendukung melalui situs internet, baik situs lokal maupun internasional sehingga dapat memperkaya wawasan para instruktur.

Menambah peralatan dan alat peraga yang lebih lengkap yang dapat menunjang terhadap kemajuan proses pelatihan.